Yamyuk, camilan Premium dengan Harga Kaki Lima

Biasanya camilan ayam hanya akan ditemui di restoran atau kafe-kafe ternama. Karena sudah pasti harganya mahal sehingga pasarnya di level menengah ke atas. Tetapi yang satu ini justru sebaliknya.

YamYuk, nama bisnisnya, didirikan pada September tahun 2015 dan kini telah memiliki 11 outlet yang tersebar di beberapa titik yakni di Cibubur Plaza, Ciputra Cibubur, Taman Mini Square, Cililitan, Kolam Renang Ocean Park BSD, Sumareon Tangerang, dan didepan gerai-gerai Alfamart dan Indomaret.

“Segmen kita menyentuh semua kalangan. Dari bawah sampai menengah atas karena harga jual produk kita mulai dari Rp 6 ribu sampai Rp 23 ribu. September ini kita telah beroperasi 1 tahun,” kata Suwandi, Manager Operational YamYuk.

Konsep bisnis ini menurut Suwandi yaitu harga kaki lima dengan rasa premium. Menggunakan bahan baku dada ayam segar yang langsung dari pemotongan suplayer besar. 

Selain itu, produk YamYuk tidak menggunakan zat-zat berbahaya seperti pewarna, pemanis, dan pengawet. “Untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan terhadap pelangggan, kemungkinan dalam bulan ini kita akan menerima sertifikat halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia),” ungkap Suwandi.

Pertama kali diluncurkan di Cibubur setahun lalu, YamYuk mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Ia mampu menangkap semua segmen pasar dengan kualitas produk yang tidak akan kalah dengan merek-merek franchise besar asal luar negeri.

Varian produk YamYuk pun cukup banyak dan dapat dipilih sesuai dengan selera. Ragam bentuk dan rasa, dapat disesuaikan selera pelanggan. Juga terdapat makanan pendamping seperti kentang dan ayam.

“Camilan kita bisa dimakan sambil jalan-jalan di mal, karena ukuran atau potongan camilan kita sekitar 3 cm per potong sehingga pas satu suap. Ada juga yang kita kombinasi ayam dengan kentang goreng, dan ayam pakai nasi. Jadi kita ikuti selera masyarakat Indonesia. Ada yang sosis ayam pakai nasi atau pakai kentang goreng, jadi pelanggan bisa memilih,” tutur Suwandi.

Tak heran, dari sisi investasi kemitraan pun, YamYuk menjadi salah satu peluang bisnis yang banyak digandrungi.

Berdasarkan pengalaman pada outlet-outlet sebelumnya yang telah beroperasi, investasi tersebut diprediksi akan balik modal dibulan ke tiga. Dimana, rata-rata pendapatan bulanan per outlet Rp 15 juta.

Informasi lebih lengkap tentang ivestasi bisnis ini bisa Anda simak pada Majalah Franchise Indonesia versi cetak edisi Sepetember 2016.

Julhan Sifadi

 

Meitea, Menyeruput Bisnis Cheese Tea yang Sedang Happening
Satu lagi pemain bisnis chesse tea yang akan menghiasi industri franchise Indonesia. Merek ini siap ekspansi ke berbagai daerah. Zaman now, keju tidak hanya dinikmati dengan dimakan. Tetapi juga sang
Read More
Rasa Autentik Singapura dengan Sentuhan Lokal
Ice Cream dengan cita rasa khas Singapura kian menonjolkan eksistensinya. Seperti bisnis ice cream yang digagas pesinetron muda Parvez Ghoman ini. Seperti apa peluang bisnisnya? Produk makanan pencu
Read More
Bisnis Keluarga yang Dikembangkan Secara Modern
Usaha yang didirikan tahun 2000 oleh Mr Lioe Fen Hwat ini bisa dibilang sukses di jalur kemitraan. Sejak ditawarkan ke sistem kemitraan mulai 2015, hingga saat ini Golden Telor sudah memiliki 119 mi
Read More
Melirik Bisnis Salon dan Spa dengan Sentuhan Ala Jepang
Usaha kecantikan dan kesehatan seperti salon dan spa memang selalu menggiurkan, karena sudah menjadi kebutuhan kaum wanita yang tinggal di daerah urban. Beberapa kaum lelaki pun sudah aware dengan sal
Read More