Sajian Bebek dengan Resep dari Pulau Asam
Saat ini resto yang menyajikan menu kudapan bebek kian digandrungi masyarakat Indonesia. Disamping kaya protein dan memiliki daging yang legit, bebek juga memiliki cita rasa tersendiri. Jika dipadu dengan sambal yang khas, maka kudapan ini pun menjadi santapan favorit para penikmat kuliner. Jadi jangan heran apabila kudapan bebek kini banyak dijumpai di kedai pinggir jalan maupun restoran. Itu menunjukan bahwa tidak hanya kalangan bawah saja yang suka bebek, masyarakat kalangan atas juga kian menggandrungi. Nah, salah satu resto bebek yang tengah banyak digandrungi adalah Bebek Sauna d’Sri. Pemilik resto bebek ini terbilang cukup pandai dalam mengolah bebek menjadi sajian menu kuliner yang lezat. Didrikan pada Juli 2008 oleh Irwan Suryo Nugroho, dengan modal Rp 70 juta dan berbekal warisan menu dari orang tua, ia memberanikan diri mendirikan usaha ini. Menggunakan racikan bumbu dan cara memasak dari Pulau Garam, menu bebek Saun d’Sri mempunyai kekhasan tersendiri. “Memang menu yang ada di Bebek Sauna d’sri ini sederhana, tapi bumbu yang kami hasilkan menggunakan beberapa racikan bumbu rempah pilihan dari Pulau Garam. Ini warisan dari ibu saya,” ujarnya. Walhasil, tidak perlu menunggu lama untuk diminati konsumennya. Sejak pertama beroperasi Bebek Sauna d’Sri langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Dalam sehari Irwan mampu mendatangkan 100 pengunjung. Dalam sebulan ia bisa mengantongi keuntungan puluhan juta. Irwan mengatakan, proses dalam mendirikan usaha restonya ini tidak asal. Sebelum berdiri ia harus berkutik membuat men-design logo yang menarik. Itu tak cukup mudah karena dia harus memadukan bentuk desain dengan warna, serta nama “d’sri” sendiri yang digarap oleh tim khusus, agar memiliki ciri khas dari segi tampilan resto. Untuk menambah daya tarik, Irwan memajang sebuah booth di depan resto bebeknya. Di booth ini pula dia memajang berbagai menu makanan olahan bebek dan ayam. Ada sekitar da 8 varian menu pilihan diantaranya Bebek Sauna Goreng, Kepala Bebek Goreng, Ati Ampela Bebek, Ayam Sauna Goreng dan sebagainya. Mengenai urusan harga tak perlu khawatir, dengan merogoh kocek Rp17 ribu hingga Rp 23 ribu pengunjung sudah bisa menikmati sajian menu Bebek Sauna d’Sri. Lantaran banyaknya investor yang berminat menjadi mitra bisnis Bebek Sauna d’Sri, maka Irwan pun menawarkan franchise pada 2012 silam. Investasi yang ditawarkan bebek Sauna d’sri sekitar Rp 22 juta di luar sewa tempat. Dengan investasi tersebut mitra bisnis mendapatkan full support bisnis mulai dari peralatan masak, training, hingga promosi dan bahan baku di awal. “Kedepan kita juga akan support franchisee dengan dibantu pemasaran baik secara offline maupun online, dalam perjalanannya pusat selalu berinovasi baik dalam produk maupun konsep bisnis,” terang Irwan. Hingga saat ini bebek Sauna d’sri memiliki cabang di Jakarta, Tangerang, Bogor, Semarang, Sragen, Yogyakarta, Samarinda, Palangkaraya.
Cilor Gaptek, Mencoba Peruntungan dari Bisnis Camilan Khas Bandung
Kota Bandung terkenal dengan jajanan olahan tepung aci atau tapioka, seperti aci goreng (cireng), aci yang dicolok (cilok), dan sebagainya. Nah, baru-baru ini muncul lagi olahan lain yang disebut cilo
Read More
Bakso Desa, Peluang Bisnis Bakso Yang Omzetnya Menggiurkan
Mengusung konsep desa yang menyajikan bakso berbahan daging sapi asli dengan kuah rempah-rempah alamiah tradisional, tanpa bahan pengawet, serta konsep gerai dengan desain interior model desa, Bakso D
Read More
Ayam Keprabon, Mencicipi Tawaran Bisnis Ayam Geprek Khas Surakarta
Beberapa tahun terakhir ini ayam geprek menjadi primadona bagi masyarakat. Cita rasanya yang gurih bercampur pedas begitu menggoda. Umumnya, ayam geprek dimasak krispi dan disajikan dengan cara disuwi
Read More
Bisnis Keluarga yang Dikembangkan Secara Modern
Usaha yang didirikan tahun 2000 oleh Mr Lioe Fen Hwat ini bisa dibilang sukses di jalur kemitraan. Sejak ditawarkan ke sistem kemitraan mulai 2015, hingga saat ini Golden Telor sudah memiliki 119 mi
Read More