Hi Fries, Suguhkan Sensasi Menikmati Kentang dengan Aneka Saus

Camilan berbasis kentang goreng ini melakukan inovasi dengan menyuguhkan kentang goreng dengan berbagai saus. Mengusung desain vintage, Hi Fries hadir di tengah maraknya kuliner saat ini. Seperti apa tawaran bisnisnya?

Edisi bulan ini tim redaksi bertandang ke Mal Ambassador yang terletak di Jalan. Prof. DR. Satrio, Jakarta Selatan. Tentu bukan sekedar jalan-jalan, melainkan mencari bisnis franchise hunting terbaru. 

Ketika mengunjungi  Lantai 4 Blok E 10, kami melihat booth yang didominasi warna merah. Ternyata booth ini menjual kentang goreng, dan ketika kami menanyai salah satu pegawai yang bertugas di sana, usaha ini rupanya menawarkan peluang waralaba. Maka kami pun segera meliput pelung bisnisnya.

Kentang goreng memang selalu menjadi menu side-dish yang menjadi favorit setiap orang. Orang-orang biasa menyantap kentang goreng di restoran cepat saji yang biasanya hadir satu paket bersama dengan ayam goreng ataupun burger. Namun bagaimana jika kentang goreng dibuat menjadi menu utama yang hadir dengan berbagai macam saus yang menggugah selera? Inilah yang disajikan Hi Fries.

Berawal dari melihat sebuah booth kentang goreng unik di Singapura, Best Fries Forever. Darryl Daryanto, kemudian mengajak sahabatnya, yaitu Jess Prabawa Hudaya , Evan dan Teguh Simen untuk membawa konsep kentang goreng tersebut ke Indonesia.

“Jadi kita temenan berempat. Pertama kali Evan datang ke kita terus bilang, ‘Kita buka kayak gini yuk’. Jadi dia liat kentang goreng di Singapure, namanya Best Fries Forever, BFF. Dia bilang, ‘Ini konsepnya lucu ya’. Setelah itu kita ketemu Jess, dia memang chef-nya. Kita ngobrol dan Jess bilang, ‘Kasih waktu gue seminggu untuk pikirin dan buat sausnya’. Setelah itu, jadi deh lima saus andalan pertama kita,” tutur Darryl Driyanto Han, Owner Hi Fries.

Setelah melalui beberapa tahap diskusi yang cukup panjang, keempat sahabat ini akhirnya meluncurkan Hi Fries. Hi Fries adalah konsep baru sajian kentang goreng di dalam cup dengan berbagai varian saus, seperti Busy Cheesy, Smokey Dokey, Moshi Nori, Hello Bolo, dan Garlic Panic.

Hi Fries untuk pertama kali pada bulan November 2014 dengan mengikuti sebuah bazar yang diselenggarakan di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta. Cerita menarik datang saat bazar tersebut. Pasalnya, menurut Darryl, sejak bazaar dibuka pukul 08.00 WIB dan hingga pukul 15.00 WIB, booth Hi Fries benar-benar sepi pengunjung. Tidak ada satupun pembeli yang datang.

“Pertama kita buka ikutan bazar, awalnya lucu. Buka jam delapan pagi sampai jam tiga sore nggak ada yang beli, cuma satu orang yang beli. Booth yang lain sudah banyak yang beli, kita masih kosong. Tapi saya tetap buka dan menawarkan ke pengunjung. Akhirnya jam tiga sore itu ada yang beli, satu orang pertama tuh. Nah, setelah orang itu pergi, tiba-tiba jam empat langsung ramai banget yang datang. Pada saat itu, kita bawa 100 porsi dan akhirnya semua sold di jam enam sore. Dari situ, hari-hari selanjutnya ramai dan sold out terus. Jadi akhirnya kita ‘hajar’ ikutan bazar terus,” papar pria kelahiran Makassar, 30 Juni 1989.

Darryl lebih lanjut menjelaskan kelima saus andalan mereka juga seolah memberikan pengalaman baru bagi orang-orang yang mencicipi Hi Fries. Seperti Garlic Panic yang merupakan saus putih berbahan dasar bawang putih ini awalnya sempat menjadi favorit pelanggan yang datang.

Seiring berjalannya waktu pelanggan juga kerap mencoba saus lain, seperti Busy Cheesy, yakni saus berwarna oranye berbahan dasar keju cheddar yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Selain itu ada pula Moshi Nori, saus berwarna hijau muda dengan taburan rumput laut kering; Hello Bolo, saus bolognese dengan daging cincang dan keju parut; dan Smokey Dokey yang merupakan saus barbeque.

Selain menyajikan berbagai macam saus lezat dengan nama unik tersebut, Hi Fries juga menyediakan beragam saus seasonal lainnya. Anda juga diperbolehkan untuk mencampur dua saus favorit Anda dalam satu cup kentang goreng yang dipesan dan dengan harga yang tetap sama, yakni Rp 25.000 saja. Menurut Darryl, saus mix yang kerap dipesan oleh pelanggan saat ini adalah Busy Cheesy dan Moshi Nori.

“Kita ada delapan saus seasonal lainnya. So far, Cheese sama Nori sih paling juara. Kalau mix pasti pada pesen itu. Untuk harga tetap sama,” ujarnya.

Di singgung mengenai investasi franchise, Darryl menjelaskan untuk bergabung di bisnisnya ini ada 2 tawaran paket investasi. Pertama paket Rp 135  juta, calon franchisee akn mendapatkan semua sistem dan peralatan, serta bahan baku. Sedangkan paket kedua Rp 200 juta, yang membedakan adalah konsep desain booth yang digunakan.

Darryl pun menjanjikan untuk BEP (Break Event Point) untuk paket investasi senuilai Rp 135 juta calon francisee akan balik modal dalam kurun waktu 10 bulan dengan catatan per bulan omzet Rp 70 juta, sedangkan paket Rp 200 juta BEP selama 14 bulan. 

Alvin Pratama

Kumayaki, Camilan Unik dengan Saus Fla Asal Negeri Sakura
Bulan ini tim redaksi bertandang ke Mal Arta Gading yang terletak di bilangan Jakarta Utara. Hal ini kami lakukan tak lain untuk mencari bisnis franchise yang berlokasi di Mal. Ketika kami menyusuri
Read More
Melirik Peluang Menarik di Bisnis Es Pisang Beku
Pasar kuliner memang selalu menuntut sesuatu yang baru. Salah satunya adalah pasar kuliner pisang beku yang telah menjadi favorit masyarakat saat ini. Kuliner ini malah menggeser produk es pisang lain
Read More
Gei dan Jai & Friends Waffle Modern Khas Tiongkok
Belakangan ini banyak pemain bisnis waffle yang bermunculan di mal-mal Indonesia. Tampaknya kudapan ini memang tengah digandrungi masyarakat Indonesia karena cocok dengan selera&nb
Read More
Meltin You, Mencubit Laba dari Bisnis Kue Cubit Premium
Kue mungil bertabur topping meses cokelat ini bisa dikatakan makanan klasik yang menawarkan banyak varian rasa. Tidak banyak yang tahu jika bisnis ini rupanya menawarkan peluang franchise. Indonesia
Read More