Hadirkan Menu Chinese Food Asal Pulau Dewata

Restoran yang satu ini menawarkan sajian khas oriental. Seperti apa peluang bisnisnya?

Makanan khas dataran China atau chinese food sudah memiliki penggemar tersendiri di Indonesia. Bumbu racikannya yang khas sudah akrab di lidah masyarakat lokal. Itu sebabnya banyak bermunculan bisnis chinese food mulai kelas kaki lima hingga restoran. Salah satunya datang dari Honey Prawn asal Bali. Mengusung menu utama makanan khas negeri tirai bambu, restoran ini berani menawarkan peluang kemitraan mulai tahun ini.

Chandra Kurniawan, staf pemasaran Honey Prawn mengatakan, awalnya manajemen sudah berpengalaman menjalankan waralaba asing restoran chinese food. Namun sejak Mei 2015, mereka menjalani bisnis sendiri.

Karena masih tergolong anyar menawarkan kemitraan, saat ini Honey Prawn belum memiliki mitra. Baru ada satu gerai pusat di Denpasar, Bali. Rencananya, sekitar Juni dan Juli mendatang, Honey Prawn akan membuka tiga gerai mitra di Jakarta.

Honey Prawn menawarkan satu paket investasi senilai Rp 300 juta. Fasilitas yang didapat mencakup kerja sama kemitraan selama lima tahun, hak penggunaan merek, karyawan, koki, pelatihan, supervisor, modul SOP dan bumbu-bumbu dasar awal.

Untuk pengadaan tempat usaha, renovasi ruangan dan peralatan dapur ditanggung oleh mitra dengan standar yang ditetapkan pusat. Chandra menetapkan syarat luas minimal 150 m² dengan minimal karyawan 20 orang.

Honey Prawn menerapkan sistem bagi hasil 3%−4% dari total omzet tiap bulan. Estimasi rata-rata omzet sekitar Rp 250 juta hingga Rp 350 juta per bulan. Jika target tersebut tercapai, Chandra menghitung estimasi balik modal sekitar tiga tahun hingga empat tahun. "Balik modal cukup lama karena modal awal cukup besar untuk membangun resto yang besar," kata dia.

Selain itu, mitra juga harus membeli persediaan bumbu dasar dari pusat. Sedangkan bahan lain, seperti sayuran, ayam, seafood dan lainnya dapat dibeli di luar. Target perhitungan balik modal berdasarkan pengalaman gerai mereka yang sudah beroperasi di Bali. "Biasanya ramai pengunjung kalau akhir pekan,” ungkap Chandra.

Honey Prawn menjual aneka chinese food, nasi hainan dan juga bubur ayam. Total menu yang disediakan ada 150 menu dengan menu andalan olahan serba bumbu spesial madu. Harga jual berkisar Rp 49.000–Rp 79.000 untuk makanan dan Rp 20.000–Rp 25.000 untuk minuman. Honey Prawn menargetkan bisa menambah hingga delapan mitra baru tahun ini di berbagai kota.

Rencananya, sekitar Juni dan Juli mendatang, Honey Prawn akan membuka tiga gerai mitra di Jakarta. Meksi begitu, Honer Prawn, sudah berani membuka waralaba dengan nilai Rp 300 juta.

Fasilitas yang didapat mencakup kerjasama kemitraan selama lima tahun, hak penggunaan merek, karyawan, koki, pelatihan, supervisor, modul SOP dan bumbu-bumbu dasar awal.

Alvin Pratama

Maxpedia, Bimbel Yang Menerapkan 4 Konsep Metode Pembelajaran
Lembaga pendidikan belajar yang berdiri 12 Juni 2015 ini memiliki fitur unggulan seperti e-spiritual, Internet bimbel, e-Learning, dan e-colllege. Bagi para siswa, keberadaan bimbingan belajar (bimbe
Read More
De Wave Spa and Reflexology, Pendatang Baru di Bisnis Spa
Di industri waralaba, bisnis ini boleh dibilang baru tetapi ia adalah pemain lama di bisnis spa. Didirikan oleh Indra Krisma, sejak 2008 di Yogyakarta, dan mulai dimitrakan pada tahun 2012. Saat ini
Read More
Eggio Waffle, Terlahir dari Solo Lalu Merambah ke Timur Pulau Jawa
Kota Solo memang kerap melahirkan banyak bisnis-bisnis kemitraan. Seperti Eggio Waffle ini. Seperti apa peluang bisnisnya? Di Hong Kong, makanan ini merupakan bisnis street food. Bentuknya bulat-bula
Read More
Ayam Keprabon, Mencicipi Tawaran Bisnis Ayam Geprek Khas Surakarta
Beberapa tahun terakhir ini ayam geprek menjadi primadona bagi masyarakat. Cita rasanya yang gurih bercampur pedas begitu menggoda. Umumnya, ayam geprek dimasak krispi dan disajikan dengan cara disuwi
Read More