Jamkrindo Luncurkan Unit Mobil Layanan Penjaminan Untuk UMKM

Secara resmi Jamkrindo meluncurkan unit mobil layanan penjaminan untuk meningkatkan layananan kepada masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk penjaminan kredit.

Dalam upaya meningkatkan layanannya kepada masyarakat, Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) resmi meluncurkan mobil pelayanan penjaminan keliling sebanyak 35 unit di 34 provinsi Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan penjaminan kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ditargetkan mencapai Rp 115 triliun hingga akhir 2016.

Direktur Utama Perum Jamkrindo ‎Diding S Anwar, saat acara Seminar Mendukung Pertumbuhan Perusahaan Start Up Dengan Penjaminan Kredit dan Modal Ventura mengungkapkan, peluncuran mobil layanan keliling di Jakarta ini menjadi proyek percontohan. Nantinya setiap Ibukota Provinsi di Indonesia akan kebagian satu unit mobil.

"Kita sedang siapkan 34 mobil layanan keliling Jamkrindo. Jadi nanti disebar di setiap Ibukota Provinsi. Mobil ini akan bergerak dan beroperasional ke daerah yang belum memiliki kantor cabang, serta melayani penjaminan kredit, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan lainnya," kata Diding di Hotel Shangrila, Jakarta.

Realisasinya, Diding menuturkan, perusahaan menggelontorkan anggaran kurang dari Rp 5 miliar untuk menyediakan 34 mobil layanan keliling Jamkrindo. Harapannya, puluhan mobil tersebut akan segera ada, tidak perlu menunggu hingga akhir tahun ini. "Juli-Agustus ini bisa diluncurkan semuanya, kan harus dimodifikasi dulu," tutur dia.

Dari sisi kinerja perusahaan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menargetkan penjaminan kredit UMKM sebesar Rp 115 triliun di 2016. Diding merinci, penyaluran KUR UMKM sesuai amanat pemerintah sebesar Rp 50 triliun dan sisanya Rp 65 triliun non KUR.

"Realisasinya hingga kuartal I 2016, penjaminan kredit tercapai sekitar 30 persen atau lebih dari Rp 30 triliun. Kalau normalnya kan 25 persen per kuartal, tapi ini sudah lebih dari itu. Jadi kita optimistis target tercapai tahun ini," dia menjelaskan.

Diding mengaku, keberhasilan penjaminan kredit di tiga bulan pertama 2016 tidak terlepas dari agresivitas pemerintah mendorong penyaluran KUR ke sektor UMKM. Dorongan paling kuat, lantaran bunga KUR semakin rendah, yakni 9 persen maupun kemudahan UMKM mendapatkan akses KUR.

"Jika perusahaan modal ventura melihat start up company dan industri kreatif memiliki risiko tinggi untuk diberi kredit, industri penjaminan ‎siap mengambil alih risiko kredit tersebut. Jadi kita akan menyasar ke start up company," tegas Diding.

Alvin Pratama

Bogasari Gelar Coaching Class Sehat dan Bergizi Bersama KidZania
PT Indofood Sukses Makmur, Tbk (divisi Bogasari) bersama KidZania Jakarta menyelenggarakan Coaching Class bertema “Sehat dan Bergizi Bersama Bogasari”. Bogasari bersama Kidzania menggelar
Read More
Mengulas Kemampuan Layanan Terbaru Indosat Ooredoo
Baru-baru ini Indosat memperkenalkan layanan berbasis solusi yang digadang-gadang dapat mendukung pelanggan untuk megeksploraasi sumber pendapatan baru, optimalisasi biaya, dan kemudahan interaksi.
Read More
Susu Diamond, Digunakan Oleh Banyak Jaringan Franchise Dunia
Pertama kali didirikan di Indonesia pada Januari 1974. Ia sebagai perusahaan investasi asing langsung (PMA) oleh tiga mitra yakni Mr W.T Chen sebaga mitra lokal, dan Cold Storage Company Ltd dari Sing
Read More
Linksys Luncurkan Dua Router Terbaru
Teknologi terbaru WRT memiliki empat antena eksternal untuk menghasilkan cakupan nirkabel optimal di seluruh area rumah. Router tersebut telah memenuhi standar sertifikasi Wifi terbaru, yaitu 802.11ac
Read More