Berawal dari Hobi Sang Ibu

Christiana Agustin, nama lengkap wanita ini. Ia adalah pemilik Steffie Collection, sebuah toko aksesoris tempat tidur dengan konsep etnik asal Sragen, Jawa Timur.

Produknya yang fenomenal yaitu sprei dan bedcover batik tulis tanpa sambungan. Produk itu banyak diincar pelanggan dari dalam dan luar negeri. 

Sejak ditawarkan secara kemitraan di akhir tahun 2015, Steffie Collection menjadi salah satu bisnis yang diperhitungkan karena kendati pendatang baru di industri waralaba dan kemitraan. Padahal, ia merupakan pemain lama di kelasnya yang sangat memahami medan.

Wanita kelahiran Solo, 26 Agustus 1976  ini telah banyak makan asam garam di dunia bisnis. Ia selalu belajar dari setiap pengalaman pahit maupun manis yang didapatkannya. “Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Badai bisa membawa kita terbang tinggi selama kita mau percaya, ikhlas dan positif,” kata Christiana.

Perjalanan sukses wanita ini memang tidak mulus, dan tidak mudah untuk ia raih. Saat mengawali bisnisnya, ia bahkan sempat ditipu oleh mitranya sendiri. Tetapi cita-citanya untuk memiliki usaha sendiri tetap mengobarkan semangatnya.

“Memang cita-cita saya ingin punya usaha sendiri sekalipun harus mulai dari nol tetapi nantinya bisa berkembang. Yang penting produk itu bisa jadi berkat buat SDM (sumber daya manusia), bisa dikerjakan ibu rumah tangga dan bisa sambil urus anak,” kata wanita lulusan akuntansi Universitas Satya Wacana itu.

Kelahiran Steffie Collection sendiri tidak terlepas dari peran sang Ibu yang memiliki hobi hobi mengoleksi kain dan senang menjahit bahan sprei. “Di awalnya mama saya yang hobi koleksi kain tidak bisa tidur kalau malam, beliau suka menjahit sendiri bahan sprei selanjutnya saya pasarkan dengan cara di buat arisan lalu saya pasarkan ke toko-toko. Setelah beberapa lama saya terpikir untuk buka toko bedding,” ungkap Christiana.

Wanita yang hobi dengar musik ini bisa dibilang ulet dan pekerja keras. Ia merintis bisnisnya mulai dari nol yang saat itu statusnya masih single, hingga menjadi seperti saat ini.

Kegigihanya kini berbuah manis, dan kedepan ia telah merencanakan pengembangan bisnisnya melalui jalur kemitraan sehingga bisa hadir di berbagai kota di Indonesia.

“Saya akan terus mengembangkan motif-motif batik ke seluruh pelosok tanah air untuk bedding accessories-nya, serta mengangkat budaya nasional ke tingkat internasional,” ucap Christiana.

Julhan Sifadi

Ricky Fernando, Butuh 4 Tahun Membuka Pasar Ice Cream Thailand
Tidak ada bisnis yang gampang. Begitulah ungkapan yang keluar dari Ricky Fernando, pemilik franchise Ice Manias. Ketika ia memulai bisnis ice cream, ia membutuhkan waktu selama 4 tahun untuk menawarka
Read More
Oka Kauripan, Segala Rintangan Pasti Ada Jalan Keluarnya
Oka Kauripan adalah Direktur Operasional LJ Hooker Indonesia, yang berperan terhadap pengembangan franchise LJ Hooker di Indonesia. Ia bertugas memimpin tim support franchise yang terdiri dari trainin
Read More
Jessica Fitriani Putri, Sempat Dipandang Sebelah Mata Kini Jadi Pebisnis Sukses
Berawal dari kesukaannya terhadap minuman dingin olahan yang segar bersama suami, Jessica Fitriani Putri, sukses mewujudkan mimpinya untuk memiliki bisnis sendiri yang juga bergerak di bidang minuman
Read More
HENDY TANAKA Membuktikan Kepercayaan Orang Tua
Ketertarikkanya dengan dunia waralaba diakui Hendy Tanaka sudah tumbuh sejak lama bahkan ia menjadi pembaca setia Majalah Franchise Indonesia sejak dulu. Sejak itupula keinginannya memiliki bisnis war
Read More