Usung Konsep All You Can Eat dengan harga Terjangkau

Kuliner asing satu ini menawarkan menu terlengkap khas negeri sakura. Bagaimana peluang bisnisnya?

Kuliner asing kian marak di Indonesia. Merek-merek franchise dari Asia, terutama Jepang semakin agresif masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah Kobeshi by Shabu2house. Kobeshi berdiri di Maret 2015 dan berada di bawah naungan PT Shabu2 house.

Untuk melebarkan ekspansi bisnisnya, maka pada bulan Agustus 2015 ini Kobeshi membuka tawaran waralaba. Untuk saat ini, baru ada satu gerai yang berlokasi di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan.

Priska Natalia, Business and Development PT Shabu2house mengatakan, konsep waralaba Kobeshi adalah restoran yang berada di Mal atau ruko dengan luas lahan sekitar 300 meter persegi. Kerjasama ini berlaku hingga lima tahun, setelah masa berlakunya habis. Setelah kontrak habis mitra bisa bernegosiasi kepada pusat untuk perpanjangannya.

Bagi calon mitra yang berminat untuk bergabung, PT Shabu2house menawarkan waralaba senilai Rp 6,8 milyar. Biaya tersebut sudah termasuk franchise fee senilai Rp 300 juta selama lima tahun, kontruksi interior dan eksterior Rp 2,5 Miliar, peralatan Rp 1 Miliar, modal kerja, deposit dan biaya sewa tempat Rp 3 Miliar. Selain itu, mitra juga akan mendapatkan training karyawan dan storm management.

Dalam waralaba ini, Kobeshi juga akan mengutip biaya royalty sebesar 6 % dari omset mitra per bulannya. Mitra juga diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat seperti tepung takoyaki, saus, bumbu, serta kemasan makanan Kobeshi.

Untuk menu makanannya, Kobeshi menyajikan makanan-makanan khas Jepang khusus all you can eat seperti Shabu-shabu, Steik, Sushi, Tempura Gyudon, Ramen, Sashimi dan aneka dessert. Harga yang ditawarkan dijual mulai dari Rp 140.000 hingga Rp 399.000 per porsi.

Priska mengklaim, keunggulan waralaba Kobeshi dibandingkan dengan kompetitor makanan Jepang lainnya adalah semua bahan baku yang digunakan terbuat dari bahan alami yang masih segar. Selain itu, harga produk Kobeshi juga sangat terjangkau di kantong. Dengan sistem all you can eat, yakni paling murah Rp 149.000 per porsinya.

Tak hanya itu, kata Priska, jika gerai Kobeshi bisa menjual lebih dari 200 porsi menu per hari, maka mitra dapat dipastikan bisa menerima omset sekitar Rp 33 Juta per harinya. Dengan hitungan tersebut, bila dikalkulasikan, dalam sebulan mitra bisa mendapatkan omset sekitar Rp 1 Miliar dengan laba bersih sebesar Rp 20 %. "Dengan asumsi omset yang diterima, maka mitra ditargetkan akan balik modal sekitar dua tahun saja," tutup Priska.

Memadukan Modern Haircut dengan Teknologi Kiosk Machine
Haircut house yang satu ini sangat modern, selain menawarkan kualitas pelayanan dan kenyamanan konsumen, ia juga mengedepankan kecanggihan teknologi dengan menggunakan kiosk machine sebagai layanannya
Read More
Hi Fries, Suguhkan Sensasi Menikmati Kentang dengan Aneka Saus
Camilan berbasis kentang goreng ini melakukan inovasi dengan menyuguhkan kentang goreng dengan berbagai saus. Mengusung desain vintage, Hi Fries hadir di tengah maraknya kuliner saat ini. Seperti apa
Read More
Kumayaki, Camilan Unik dengan Saus Fla Asal Negeri Sakura
Bulan ini tim redaksi bertandang ke Mal Arta Gading yang terletak di bilangan Jakarta Utara. Hal ini kami lakukan tak lain untuk mencari bisnis franchise yang berlokasi di Mal. Ketika kami menyusuri
Read More
Bread Castle Roti Kualitas Premium dengan Harga Terjangkau
Berkonsep open kitchen, Bread Castle menawarkan roti berkualitas premium dengan harga terjangkau sehingga semua kalangan bisa menikmatinya. Seperti apa konsep, produk dan peluang bisnisnya? Setelah b
Read More