Peluang Bisnis Minuman Susu dari Negeri Ginseng

Bisnis minuman susu dari negeri Gingseng ini tengah naik daun. Berbeda dengan susu segar pada umumnya Moo Moo Korean Milk menggabungkan susu ice bland dengan varian rasa buah.

 

 Inovatif memang kunci sukses menjalankan usaha. Tak terkecuali dalam usaha minuman dingin. Kini, semakin banyak varian bisnis minuman dingin di Indonesia. Selain dari bahan baku teh, cokelat, kopi, belakangan semakin marak bisnis minuman dingin berbahan dasar susu.

 Menggabungkan susu dengan ice blend aneka rasa awalnya bukan perkara mudah bagi pebisnis.  Banyak sepak terjang pebisnis yang sekedar mencoba lalu menjualnya namun kadang rasanya yang kurang pas.

 Bermula dari pengalamannya berwisata ke Negeri Ginseng, ternyata pria bernama lengkap Chandra Junaidi mendapat ilham dari sang penjaja minuman di negeri tersebut.

 

“Ketika saya sedang jalan-jalan ke Korea, saya mencoba jajanan kaki lima yang ada di sana. Ada  salah satu minuman yang saya coba adalah minuman susu ice blend dengan berbagai varian rasa, dari situ saya berpikir kenapa tidak menu minuman ini saya bawa ke Indonesia,” kata Chandra.

 Di sela-sela berjalannya usaha ia tidak mengalami kendala yang berarti. Menurutnya kendala bisnis yang paling sering adalah lokasi yang  kurang strategis sehingga hasil penjualan nya kurang maksimal.

 Melihat minimnya persaingan, Chandra yakin bisnisnya ini siap bersaing dengan kompetitor. Dengan bantuan tujuh orang karyawannya, saat ini produk Moo Moo Korean Milk dipasarkan dengan kisaran harga Rp 5.000,00 – Rp 10.000,00 per-cup-nya.

 Agar usahanya berkembang, pada pertengahan tahun ini Chandra mulai menawarkan sistim kerja sama lewat jalur kemitraan. Hingga saat ini, Moo Moo Milk Korea Milk sudah memiliki 24 gerai. Rinciannya, lima gerai milik pusat dan sisanya punya mitra yang sebagian besar di Palembang.

 Bagi Anda yang tertarik menjadi mitra, Moo Moo Korean Milk menawarkan tiga paket investasi, yaitu paket ekonomis Rp 3,7 juta, paket tanpa booth Rp 4,5 juta, dan paket booth Rp 6,2 juta.

 Perbedaan ketiga paket hanya terletak pada fasilitas booth dan perlengkapan berjualan. Contohnya, untuk paket ekonomis, mitra hanya mendapatkan fasilitas bahan baku awal 280 porsi dan tanpa blender serta dispenser. Sedangkan paket booth, mitra dapat fasilitas booth, bahan baku awal 280 porsi dan peralatan usaha lengkap.

 Chandra menuturkan, keunggulan kemitraan bisnis Moo Moo Korean Milk salah satunya adalah rasa produknya yang alami. "Rasa susunya lebih kental. Minuman susu ini juga sehat karena bahan bakunya alami dan diracik sendiri," katanya.

Ia mengaku, satu gerai Moo Korean Milk bisa menjual sekitar 50 gelas per hari. Dengan begitu, omzet mitra berkisar Rp 250.000-Rp 500.000 per hari.

 Melihat perkembangan bisnisnya sangat prospek, Chandra berharap kedepan semoga MooMoo Korean Milk bisa tersebar di berbagai provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia dan memberi lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi mitra yang bergabung.

PT Sanindo Perkasa Abadi Peluang Bisnis Berprospek Cerah yang Belum Ada Pesaingnya
Kebakaran yang masih sangat sering terjadi di Indonesia, dan merupakan penyumbang penyebab bencana di Indonesia dengan angka mencapai 14%. Kebakaran bisa terjadi setiap hari, PT Sanindo Perkasa Abadi
Read More
Meet Up Ice Blend, Peluang Bisnis Ice Blend Asal Surakarta
Ice Blend, minuman yang di gandrungi anak muda ini sudah merambah ke masyarakat perkotaan besar. Tak sedikit yang mewaralabakan minuman ini. Salah satunya adalah Meet Up Ice Blend. Seperti apa peluang
Read More
Goonting, Bisnis Gunting Rambut Ekslusive yang Menyasar Pasar Menengah Bawah
  Saat ini banyak barbershop yang menawarkan jasa potong rambut dengan harga terjangkau. Tetapi ditempat-tempat tersebut mayoritas hanya melayani pelanggan pria. Alasannya adalah, wanita lebih m
Read More
Kedai Kopi dengan Cita Rasa Nusantara
Di tengah maraknya kedai kopi, Kedai 27 hadir menyasar pangsa pasar menengah. Disokong oleh pengalaman bertahun-tahun dan para ahli kopi, Kedai 27 kini menawarkan peluang business opportunitynya. &nbs
Read More