Coffee Shop yang Menawarkan 3 Pilihan Paket Investasi

Satu lagi pendatang baru di bisnis coffee shop. Adalah Wake Cup nama kedai kopi yang siap meramaikan bisnis coffee shop. Wake Cup menawarkan 3 paket investasi untuk calon investor. Seperti apa peluang bisnisnya?

 Kopi dengan konsep coffee shop kini mulai bermunculan bak kacang goreng. Di Ibukota Jakarta misalnya, di setiap sudut perbelanjaan maupun di pinggir jalan sangat mudah menjumpai coffee shop. Tak heran jika pelaku usaha yang menyasar sektor ini banyak bermunculan. Mereka menciptakan berbagai kreasi untuk mengundang daya tarik pengunjung.

 Seperti coffee shop yang didirikan oleh Kama Sulaiman ini. Kedai kopi yang bernama Wake Cup buatannya dibuat semenarik mungkin dengan Interior coffee shop yang dikemas secara modern dan minimalis. Coffee shop ini menawarkan dua pilihan sajian ruangan seperti tempat duduk AC dan smoking area, terdapat juga fasilitas wifi.

 Meski terbilang tidak terlalu luas, namun Wake Cup tetap cozy buat sekedar kongkow maupun meeting skala kecil. Pilihan lokasi yang strategis sepertinya menjadi salah satu faktor kenapa coffee shop ini ramai pengunjung.

 Didirkan sejak tahun 2013 di Jakarta, Kama mulai menawarkan peluang bisnis Wake Cup pada 2014. Saat ini, sudah ada enam gerai yang beroperasi, yakni empat gerai milik mitra di Balikpapan, Surabaya, Purwokerto, dan Jakarta serta dua gerai milik pusat di Jakarta.

 Varian menu kopi yang ditawarkan Wake Cup cukup beragam mulai dari kopi hitam, espresso, iced blended, minuman cokelat, latte, aneka teh, serta jus. Untuk makanan pendukung tersedia pasta, croissant, nasi goreng dan menu lainnya.

 Untuk mencoba menikmati suguhan menu minuman maupun makanan di Wake Cup pengunjung tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Customer bisa merogoh koceknya dari Rp 18 ribu – 26 ribu untuk kopi, Pasta Rp 28 ribu – 30 ribu, Deep Fried Rp 18 ribu – 26 ribu, Fried Rice Rp 27 ribu, Chicken Rp 25 ribu – 28 ribu. Sedangkan  Minuman ; Coffee dibanderol Rp 15 ribu – 28 ribu, Chocolate Rp 21 ribu– 23 ribu, Ice Blended Rp 30 ribu, Juice Rp 18 ribu – 30 ribu, Tea Rp 23 ribu – 25 ribu, Ice Cream Rp 10 ribu – 21 ribu.

 Disinggung mengenai omzet, Kama menjelaskan untuk omzet diakuinya berbeda-beda, mengingat konsepnya yang ia usung mulai dari booth, semi kafe, dan kafe. “Estimasi omzet tiap paket investasi berbeda-beda. Untuk paket booth, estimasi omzet Rp 1,5 juta−Rp 3 juta per hari. Sedangkan untuk paket coffee shop, target omzet Rp 3 juta−Rp 5 juta per hari. Sementara paket kafe omzet Rp 5 juta−Rp 8 juta per hari,” bebernya.

 Ada tiga paket investasi yang ditawarkan mulai dari Rp 175 juta, Rp 425 juta dan Rp 650 juta. Dalam kerja sama ini franchisee akan mendapat fasilitas berbeda tergantung paket usaha yang dipilih. Estimasi balik modal sekitar dua tahun. 

 Kama menawarkan tiga pilihan jenis konsep, pertama, paket coffee booth senilai Rp 175 juta berkonsep kedai dengan fasilitas peralatan usaha lengkap, namun hanya fokus menjual kopi dengan sistem take away dengan luas ruangan 7,5 m²−12 m².

 Kedua, paket coffee shop senilai Rp 425 juta dengan konsep kedai. Selain mendapat peralatan lengkap, franchisee boleh menawarkan minuman dan makanan ringan di luar menu kopi, dengan luas ruangan 30 m²−60 m². Ketiga, paket coffee cafe senilai Rp 650 juta berkonsep kafe.

 Adapun pada paket ini franchisee dibebaskan untuk menjual makanan utama, minuman hingga makanan ringan. Kama tak lupa juga menegaskan kepada calon franchisee untuk Luas tempat usaha minimal 60 m².

Bebek Kremes Isabella, Gurihnya Peluang Bisnis Bebek dari Jogja
Beberapa tahun terakhir kuliner bebek sedang banyak digandrungi masyarakat. Buktinya, kedai makanan yang menyajikan bebek semakin menjamur di beberapa sudut daerah. Beberapa kedai bebek membuka cabnag
Read More
De Wave Spa and Reflexology, Pendatang Baru di Bisnis Spa
Di industri waralaba, bisnis ini boleh dibilang baru tetapi ia adalah pemain lama di bisnis spa. Didirikan oleh Indra Krisma, sejak 2008 di Yogyakarta, dan mulai dimitrakan pada tahun 2012. Saat ini
Read More
Nasi Uduk Duile, Peluang Bisnis Nasi Uduk Khas Betawi Yang Omzetnya “Duile”
Mengusung brand Nasi Uduk Duile, Novi Tri Hendarta telah memiliki tiga mitra dan satu gerai pusat yang tersebar di Tangerang. Bagaimana peluang bisnisnya? Siapa yang tak tahu kuliner yang satu ini, t
Read More
Yoya Hijab Memanfaatkan Member untuk Memperkuat Jaringan Bisnis
Perkembangan hijab sebagai bagian penting bagi wanita untuk menutup kepala kini semakin eksis. Ragam warna dan motif menjadi kekuatan hijab hingga kehadirannya mampu menyulap 
Read More