Buono Italia, Restoran Italia dengan Sistem Order-Buffet dari Jepang Siap Ekspansi ke Indonesia

Tachibana, yang dikenal sabagai King of Pirate dari Nagoya oleh orang-orang sekitarnya berencana melakukan ekspansi melalui Business Opportunities ke Indonesia.

Tachibana yang merupakan owner sekaligus chef perusahaan Le coeur Co.,Ltd telah menjelajahi banyak negara upaya megejar mimpinya dengan berpegang teguh pada prinsip hidupnya. Buono Italia yang didirikan oleh Tachibana memiliki konsep restoran Italia yang menyenangkan dengan misi memberikan pengalaman makan yang tidak terlupakan bagi pengunjung yang datang. Hal tersebut terlihat pada saat kami berkunjung ke Buono Italia di Jepang. restoran dipenuhi oleh keluarga, anak muda dan juga pasangan muda yang terlihat sedang menikmati hidangan yang disajikan.

Memulai karirnya sebagai chef, Tachibana terplilih sebagai top 1000 chef in the world pada Terra Mardre yang diselenggarakan oleh The Food Communities Network di Torino, Italia. Sesibuk apapun, Tachibana selalu menyempatkan diri untuk pergi ke Italia setiap tahunnya pada bulan Agustus dan September untuk menyeleksi langsung tomat dari sebuah perkebunan tomat di Italia yang kemudian digunakan untuk memproduksi saus tomat original. Semua makanan di Buono Italia menggunakan bahan-bahan terpilih yang diolah dengan keahlian masak para chef yang sudah terbukti.

Bukan hanya hidangan yang disiapkan oleh chef bertalenta dan bahan makanan terpilih yang menarik perhatian pengunjung yang datang, namun sistem order buffet juga mendapatkan respon yang baik dari pengunjung. Pengunjung dapat menikmati semua hidangan yang ada sepuasnya, selain itu semua hidangan mulai dari spaghetti, pizza, dan juga makanan lainnya baru dimasak pada saat pesanan masuk. Melalui sistem order buffet ini, Buono Italia selalu berupaya untuk menghidangkan makanan ketika masih hangat tanpa ada batasan waktu untuk menikmati hidangan yang disajikan.

Pada saat gerai pertama di Tokyo dibuka, sekitar 150 sampai 200 orang mengantri untuk mencoba restoran buffet style baru ini, namun sampai jam 22:00 pun antrian tetap panjang dan pada akhirnya restoran baru bias ditutup jam 02:00 pagi. Namun begitu, Tachibana tidak mengubah sistem order buffet tanpa time limit yang sudah diterapkannya tersebut. Ia berpendapat bahwa dengan membatasi waktu makan pengujung, maka hal tersebut membuat pengunjung tidak dapat menikmati hidangan sepenuhnya karena harus selalu memperhatikan waktu. Ia percaya bahwa pengunjung yang tidak dapat masuk karena antrian yang panjang pasti akan kembali lagi di lain kesempatan, namun apabila pengunjung tidak dapat menikmati makan yang disajikan, maka mereka tidak akan datang kembali.

Tachibana menerapkan sistem order buffet tanpa limit waktu agar pengunjung dapat mencoba berbagai macam jenis makanan dengan harga yang terjangkau. Semua makanan disajikan setengah porsi dengan tujuan agar pengunjung dapat mencoba menu lainnya yang berjumlah 50 macam lebih. Pasta yang digunakan untuk spaghetti di Buono Italia sangat kenyal, pizza nya juga dipanggang ala pizza Napoli sehingga teksturnya garing di luar dan lembut di dalam. Semua kelezatan hidangan tersebut dapat dinikmati pada saat masih hangat di Buono Italia.

Menu utama, atau disebut juga Grand Menu diperbaharui setahun sekali, selain itu ada juga menu seasonal yang diganti dua bulan sekali. Pergantian menu yang cukup sering ini memang terdengar sulit untuk dilakukan, namun franchisor memastikan untuk menyediakan pelatihan setiap bulannya dan juga memberikan pelatihan khusus untuk menu seasonal. Selain itu, pelatihan dasar juga diadakan setiap tahunnya oleh pihak franchisor pada saat adanya pembaruan pada grand menu.

Saat ini, di Jepang sendiri sudah ada 50 gerai Buono Itali. Tachibana akan terus mengekspansi bisnisnya di negeri Sakura, namun di saat yang bersamaan ia juga akan memulai ekspansi ke Indonesia lewat business opportunity. Alasan Tachibana untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia yaitu agar penduduk Indonesia yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan penduduk Jepang dan terus berkembang setiap tahunnya juga dapat menikmati pengalaman makan di Buono Italia.

Karenanya Tachibana ingin mencari mitra bisnis yang memiliki misi yang sama yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung dan memahami standar layanan dan kualitas produk yang ditawarkan oleh Buono Italia. Upaya menenemukan mitra bisnis yang tepat, Tachibana memutuskan untuk memberikan tawaran untuk membuka 3 gerai Buono Italia di Indonesia dengan franchise fee sebesar 5.000USD dan royalti sebesar 2.0% dengan.

Dengan begitu, mitra bisnis ini berhak untuk membuka gerai Buono Italia di Indonesia dengan royalty dan franchise fee yang terjangkau. Dengan franchise fee dan royalti fee yang cukup rendah, Tachibana berharap agar pelatihan staff dapat dilakukan di Jepang selama kurang lebih tiga bulan untuk memastikan staff mendapatkan pelatihan dari chef berpengalaman di Jepang agar nantinya dapat mengoperasikan gerai di Indonesia sesuai dengan standar kualitas yang sama seperti di Jepang.

Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang yaitu franchise fee sebesar 4.000.000 yen (tidak termasuk pajak), insurance fee 1.000.000 yen dan opening support fee sebesar 400.000 yen dengan total 5.400.000 yen yang dibayarkan kepada franchisor. Selain itu, ditetapkan pula royalti sebesar 3% dari penjualan. Standar untuk luas restoran Buono Italia di Jepang yaitu sekitar 260 m2, yang mencakup 60 m2 luas dapur dalam dan 200 m2 luas area pengunjung yang dapat memuat kira-kira 100 tempat duduk.

Gerai dengan skala tersebut biasanya dapat menghasilkan annual sales sekitar Rp 11.125.000.000. Pada saat peak hour biasanya dibutuhkan staff sebanyak 5 orang untuk dapat mengoperasikan restoran secara efektif upaya menghasilkan profit yang cukup besar. Kesempatan usaha membuka restoran lewat BO, dimana pengunjung dapat menikmati hidangan yang disiapkan oleh chef handal sepuasnya tanpa ada batas waktu di Jepang sendiri pun masih jarang. Tachibana percaya bahwa ekspansi ke Indonesia lewat Business Opportunity (BO) dapat berjalan dengan baik.

Jets Pizza Merek Pizza Unggulan di Amerika
Jet’s Pizza menduduki peringkat nomor satu kudapan pizza di kedua belas besar negara Amerika Serikat. Total jumlah gerainya sudah lebih dari 300 di Amerika. Langkah kedepan adalah memperluas ger
Read More
Jetts Fitness, Pelopor Fitnes Asal Australia Bersiap Masuk Indonesia
Pelopor fitness dari Australia ini telah melakukan ekspansi internasional ke berbagai negara Asia. Salah satunya Indonesia. Seperti diketahui fitnes asal negeri Kanguru ini didirikan pada tahun 2007.
Read More
ICE MANIAS, Franchise Ice Cream “Goreng” Asal Thailand
Bagi penyuka ice cream dan ingin menikmati sensasi berbeda cobalah Ice Manias. Berbeda dengan ice cream yang dikenal selama ini, Ice Manias tidak menjajakan ice cream yang lan
Read More
SaladStop!, Pionir Franchise Restoran Salad Asal Negeri Merlion
Restoran ini menghadirkan rangkaian menu sehat berupa salad bowls dan salad wraps. SaladStop! sudah mulai melayani pelanggan sejak akhir bulan Oktober 2016. Kehadiran SaladStop! ini sekaligus ingin me
Read More