Elihu Nugroho Lahirkan Ide Cuci Mobil Tanpa Air

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/Elihu.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Elihu Nugroho adalah salah satu pengusaha yang kreatif dan jeli melihat masa peluang bisnis yang belum digarap banyak orang. Pria ini melahirkan konsep mencuci tanpa menggunakan air yang nyatanya belum banyak di Indonesia yang menggunakan konsep ini. Produk tersebut ia beri nama Beato Waterless Car Care yang diluncurkan pada 2013.

Meski demikian, Elihu tidak mudah memasarkan produk tersebut karena belum familiar di masyarakat. Akhirnya dirinya membuka usaha cuci mobil tanpa air dengan produk tersebut dengan merek Valo Car Care. “Saat itu saya mencoba menjualnya secara retail, tetapi susah diterima oleh masyarakat, kemudian muncul ide untuk membuka jasa cuci mobil tanpa air,” papar pria hobi Musik ini.

Sejak bisnisnya difranchisekan 14 bulan silam, tanggapan dari masyarakat maupun calon investor positif. Terbukti, Valo Car Care sendiri telah memiliki 27 gerai di 12 kota di Indonesia.

Hingga kini Elihu masih mencari formula yang terbaik untuk Valo Car Care, dan untuk para franchisee. Ia berharap jangan sampai buka beberapa saat kemudian tutup. Ia juga terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cuci mobil tanpa air karena kebanyakan orang belum terbiasa dengan produk ini.

“Mendengar banyak customer memberikan apresiasi terhadap hasil cuci mobil Valo itu merupakan kebanggaan tersendiri karena para customer sudah mulai sadar tentang hemat air bersih sekaligus mobilnya jadi bersih dan kinclong,” terangnya dengan bangga.

Ia pun optimis kedepan produknya akan diterima secara luas oleh masyarakat. Karena itu, ia konsisten melakukan branding, salah satunya melakukan program untuk save earth, karena sabun cuci mobil terkandung berbagai macam zat kimia yang bisa merusak lingkungan. “Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia aware akan cuci mobil tanpa air dan aware bahwa air bersih di Indonesia semakin sedikit saat ini,” ujarnya.

Sebagai entrepreneur, Elihu merasa menekuni bisnis sebagai tantangan sekaligus untuk membantu membuka lapangan pekerjaan. Ia bisa sedikit berbahagia karena dengan customernya semakin luas. Tidak hanya berasal dari kalangan customer biasa saja, namun juga dari Paspampres yang hingga mobil kelas atas seperti Ferrari merasakan jasa layanan bisnisnya.

“Saya dulu sempat kaget pernah dapat orderan dari paspamres sewaktu event KAA di bandung beberapa bulan yang lalu, dari sini saya optimis kedepan bisnis saya bisa berkembang,” jelas Elihu.

Target tahun 2016 Elihu ingin membuka 200 outlet supaya efek penghematan air bersih dapat cepat terwujud untuk Indonesia. Dengan begitu ia juga bisa membantu membuka lowongan pekerjaan serta menambah income untuk para pekerja ataupun franchisee Valo Car Care. Alvin Pratama

SABRINA, Banting Setir dari Teknik Sipil ke Usaha Tiram
Kesuksesan seseorang memang tidak bisa diprediksi walaupun kadang apa yang dilakukan bertolak belakang dengan defenisi ilmu yang dimiliki. Sabrina contohnya, pemilik perusahaan PT Sabrina Grange Im
Read More
LIA SRIHARTATI Menikmati Kebahagiaan di Balik Kesibukan
Dihadapkan dengan berbagai kesibukan terkait profesinya sebagai dokter kecantikan, dan pemilik Lee Aesthetic Klinik, tidak mengurangi waktu kebersamaan dengan keluarga. Wanita kelahiran 2 Februari 19
Read More
FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, Masih Muda, Pria Ini Berhasil Kembangkan Waralaba Kebab
Jika memiliki keinginan yang kuat, apapun itu mungkin kita bisa meraihnya. Kalimat inilah yang mewakili usaha dan kerja keras Ricky Ferdinan, selama membesut bisnis kebabnya. Di usianya yang tergolo
Read More
Rosie Pakpahan, Berawal dari Nol Kini Omzetnya Miliaran
Membangun sebuah bisnis tidaklah mudah seperti dibayangkan. Butuh sebuah keberanian dan kerja keras dengan segala risikonya. Cerita semacam inilah yang dialami Rosie Pakpahan, pengusaha kini sukses me
Read More