Mary Anne’s Artisan Bisnis Menggiurkan Dibalik Konsep “Artisan” Ice Cream

Dengan konsep dibuat dari nol itu juga produk Mary Anne’s dijamin tanpa bahan premixing dari pabrik, tanpa pemanis buatan maupun pengawet. Ice Cream, pancake, bahkan waffle cone yang tersedia juga dibuat dari nol sehingga tercipta produk yang segar, natural, dan menyehatkan.

Kekuatan konsep artisan yang melekat di Mary Anne’s membawa bisnis ini banyak dilirik calon investor. Terlebih lagi saat ini konsumen sudah jeli dan cukup kritis terhadap makanan yang hendak di konsumsi. Sehingga pilihan investasi Mary Anne’s dianggap tepat untuk menjawab perubahan prilaku konsumen tersebut.

Walaupun mulai dimitrakan baru ditahun ini, antusias masyarakat dengan produk-produk Mary Anne’s sungguh sangat luar biasa. Sistem kemitraan Mary Anne’s pun tidak lepas dari masukan masyarakat khususnya konsumen Mary Anne’s yang ingin segera bermitra.

“Terbukti 2 cabang kami dengan menggunakan sistem kemitraan, sudah dibuka dan beroperasional antara lain Mary Anne’s Solo di Jl. Kebangkitan Nasional buka tanggal 21 Maret 2015 dan Mary Anne’s Semarang Jl. Rinjani yang resmi beroperasi pada tanggal 20 Mei 2015, hanya selang waktu 1 bulan saja,” kata Direktur Mary Anne’s,” Yustinus Agung Nugroho.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap konsumen yang melihat peluang menarik di bisnis Mary Anne’s, dalam waktu dekat ini akan diluncurkan sistem kemitraan Mary Anne’s dalam bentuk booth dengan harga yang lebih terjangkau.

Bisnis yang pernah mencatatkan namanya di MURI sebagai pemrakarsa pembuatan ice cream terbanyak seluruh Indonesia ini juga tercatat pernah meraih sejumlah penghargaan di level nasional. Antara lain, Indonesia Leading Corporate Award 2015 category “Leading in Product Quality and Service Excelent of The Year 2015”, Indonesian Business Professional & Education Award category “The Best Innovative Product (Ice Cream)”, Franchise Startup Award 2015 category “Event paling kreatif”, dan Indonesian Innovative Quality Award 2015 kategori “Leading Innovative Produk of Ice Cream of The Year”.

Menyadari kekuatan service dan produk dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap eksistensi bisnis itu sendiri, menjaga kualitas layanan dan mempertahankan kestabilan rasa yang terus enak menjadi sesuatu hal yang wajib di Mary Anne’s. Termasuk memiliki tim yang solid yang selalu siap mendukung perjalanan bisnis Mary Anne’s.

“Dan itu selalu kami jaga, setiap bisnis atau apapun itu, tanpa adanya Tim solid dan pemikiran kreatif didalamnya, tidak akan pernah menjadi sesuatu. Bisnis yang dijalankan harus menjadi saluran berkat untuk banyak orang dan selalu berpegang teguh There is no imposible with God,” papar Yustinus.

Yoya Hijab Memanfaatkan Member untuk Memperkuat Jaringan Bisnis
Perkembangan hijab sebagai bagian penting bagi wanita untuk menutup kepala kini semakin eksis. Ragam warna dan motif menjadi kekuatan hijab hingga kehadirannya mampu menyulap 
Read More