Membangun Brand Waralaba yang Menarik Investor
Banyak masyarakat yang makin sadar investasi, dan waralaba adalah salah satu yang menjadi pilihan investasi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membangun brand waralaba agar para investor tertarik berinvestasi pada waralaba kita: 1. Bangun strategi brand yang relevan dan selalu fresh Strategi brand yang relevan dibangun dengan memperhatikan kebutuhan, keinginan dan tren masa depan dari konsumen, dikombinasikan dengan apa yang dapat kita berikan lebih baik dari kompetitor. Dengan strategi brand yang baik, kita tahu benar apa keunggulan kita dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang tak dapat diungguli kompetitor. Relevansi strategi brand ini akan menjadi petunjuk bagi investor untuk menginvestasikan uangnya, karena ia menyadari jenis waralaba ini akan mendatangkan uang yang tak sedikit. Brand yang selalu relevan akan selalu segar, up to date. Secara desain ia menarik, dan secara layanan ia “ngehits” menjadi yang selalu dibicarakan. Brand waralaba yang menarik juga selalu muncul dengan berbagai “keriaan” yang mampu menjadi magnet bagi konsumen. Coba tengok strategi music marketing KFC yang membuatnya “kena” di hati konsumen muda yang menjadi target pasarnya. Waralaba yang selalu fresh dan menarik hati, bukan hanya menjadi bunga bagi konsumen, tapi juga bagi investor. 2. Komunikasi perkembangan usaha Komunikasi korporat secara rutin seperti perkembagan usaha, pertumbuhan jumlah outlet dan pertumbuhan profit adalah daya tarik utama bagi investor. Investor selalu mencari di mana ia dapat melipatgandakan uangnya dengan nyaman. Nah, komunikasi keuangan seperti ini menjadi penting untuk menarik investor. Ingat, berita keuangan bisa menjadi sangat “garing” kalau tidak dikemas dengan menarik, jadi kemasan dari berita keuangan ini penting sekali. 3. Pemasaran konten Dalam era media sosial ini para investor ada di berbagai channel media sosial. Rajin-rajinlah membangun hubungan baik dengan mereka di berbagai channel ini. Jangan berpikir jangka pendek. Berpikirlah jangka panjang. Rajin-rajinlah memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh para investor melalui berbagai channel ini. Mungkin saat ini mereka belum butuh, tapi pada saat mereka butuh, mereka akan mencari waralaba yang paling dekat di hati dan mampu meyakinkan mereka, yaitu yang sering memberi mereka informasi yang relevan bagi mereka. Konten bisa berupa foto-foto motivasi yang relevan dengan investasi, dengan jenis waralaba kita, gambar dan video yang mengedukasi, atau berita-berita keuangan seperti yang dibahas di atas. 4. Personal branding Reputasi dari pimpinan atau pemilik dari sebuah usaha menentukan 40% dari reputasi usaha yang dipimpinnya, tak terkecuali usaha waralaba. Investor akan tertarik pada waralaba yang dipimpin oleh seorang yang profesional, menyenangkan, prudence, sukses dalam membangun usahanya, dan mampu meyakinkan bahwa usaha waralaba yang dipimpinnya akan membawa keuntungan. 5. Akrab dengan wartawan Profil pimpinan, reputasi perusahaan, citra dari usaha waralaba saat ini di Indonesia sangat banyak dipengaruhi oleh tayangan media. Bangunlah hubungan yang baik dengan para wartawan dan redaktur dan rajin-rajinlah menjadi sumber informasi yang menarik bagi mereka. Mereka sangat butuh sumber berita yang kredibel, terpercaya dan mampu mengedukasi pemirsa atau pembaca mereka. 6. Bangun media milik sendiri yang lengkap dan selalu up to date Di era virtual ini sangat penting bagi pemilik usaha untuk membangun eksistensi secara virtual. Website, blog dan media sosial kita adalah “rumah” dan “eksistensi” kita secara virtual. Bangunlah rumah ini dengan baik, dan rajin-rajinlah melakukan pembaharuan dan konten-konten baru. Lengkapi dengan media room sebagai pusat semua berita mengenai usaha Anda, lengkapi pula dengan fasilitas social media sharing agar semua konten dalam website dan blog kita terkait secara langsung dengan media sosial. Lakukan update mengenai berbagai hal. Jangan ada kegiatan yang luput dari pemberitaan dalam website dan blog kita sendiri. Website ini adalah murni milik Anda, kekuasaan tayangan ada dalam kendali Anda, manfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan citra dan reputasi untuk menarik investor. 7. Pusat informasi investasi Jadikan website dan blog kita sebagai pusat informasi yang mudah, sederhana, mudah dicerna, lengkap dan bermanfaat, sesuai kebutuhan para investor. Awali dengan “mengapa harus investasi di sini” dilanjutkan dengan “bagaimana” lalu “siapa yang sudah berhasil.” Lengkapi dengan SOP dan berbagai dokumen yang dibutuhkan. 8. Rajin-rajinlah mendengarkan Buatlah riset secara berkala untuk meyakinkan bahwa semua investor dan franchisee saat ini puas, mengapa mereka puas, dan bagaimana meningkatkan kepuasan mereka. Kalau tidak puas pun kita wajib tahu dan perlu mendengarkan masukan mereka. Berbagai testimoni ini –dengan izin mereka– perlu dijadikan materi baru untuk ditayangkan melalui media sosial, website atau sarana lainnya untuk menarik hati investor ke depannya. Indira Abidin Chief Happiness Officer PT Fortune Pramana Rancang
Membangun Brand Pemenang
Siapa bilang brand lokal keok di Indonesia? Coba tengok JCo yang menang dari kompetitor langsung nya, Krispy Kreme dalam berbagai aspek di pasar Indonesia. Padahal Krispy Kreme adalah brand donat keba
Read More
Impian Dominasi Brand Lokal, teladan dari Alfamart
Sesungguhnya tidak tepat juga kalau dibilang bahwa brand franchise Indonesia tidak siap hadapi MEA dan brand asing akan keluar sebagai pemenang di berbagai sektor. Brand Indonesia lah yang paling tahu
Read More
Bangun Profit Jaringan Franchise Melalui Kampanye Lokal
Salah satu hal penting yang dilakukan oleh franchisor untuk franchisee adalah membangun brand yang kuat. Dengan adanya brand yang kuat franchisee akan jauh lebih mudah tumbuh dan merebut pangsa p
Read More
7 Disiplin Agar Brand Tetap Remaja
Beberapa tahun lalu siapa yang tak kenal dengan nama-nama kondang seperti ILP dan Primagama? Namun kini sayang sekali, ILP tak ada di laman pertama google untuk pencarian “kursus bahasa Inggris” y
Read More