Jelang Akhir Tahun, Kopi Xcelcius Promo Investasi Konsep Kontainer

Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil kopi terbaik, bahkan produk tahunan yang mencapai 600 ribu ton mampu menyuplai tujuh persen kebutuhan kopi dunia.

Menurut data Kementerian Pertanian RI (Kementan RI), Indonesia merupakan produsen kopi terbesar di dunia, setelah Brasil dan Kolombia. Sedangkan menurut Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) pada tahun 2014 kebutuhan kopi di Indonesia diperkirakan mencapai 260.000 kilogram.

Setiap tahun kebutuhan kopi mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 naik menjadi 280.000 kilogram, tahun 2016 kebutuhan kopi mencapai 300.000 kilogram.

Seiring dengan pesatnya perkembangan kopi di dunia maupun di Indonesia, maka semakin besar pula peluang bagi para pelaku usaha untuk membuka bisnis kopi.

Dengan demikian sudah banyak berbagai usaha kopi yang bermunculan di berbagai daerah, hal ini menunjukkan bahwa kopi mampu menunjukkan eksistensinya dari masa ke masa hingga saat ini.

Saat ini sudah banyak merk kopi yang dikenal masyarakat seperti Kopi Janji Jiwa, Kopi Kenangan, Fore Coffee, Kopi Kulo, Kopi Tuku, Kopi Soe, Kopi Cuan, Sagaleh, Nyopee, sampai Filosofi  Kopi adalah beberapa merek es kopi susu kekinian yang bertebaran di Jakarta. 

Kini hadir franchise es kopi susu kekinian yang berbeda dari franchise lainnya yaitu @xcelcius.id, dengan desain booth yang eyecatching.

“Adapun daftar varian menu yang beragam seperti espresso series (kopi susu gula aren, Americano dan cappuccino), oreo series (chocooreo dan cookies n cream), regal series (kopi susu regal, choco regal dan susu regal), choco series (choco milo, chocobeng-beng dan choco caramel), machiato series (taro danmatcha),” ujar Neelam, Marketing Manager kopi Xcelcius.

Tak hanya itu menu camilan pendamping kopi puntersedia di outlet ini seperti varian roti bakar yang enak dengan berbagai varian yang bisa dipilih seperti kopi, chocolate, tiramisu, hazelnut, cappucino.

Xcelcius menggunakan biji kopi asli dari lokal untuk menghasilkan espresso yang nikmat. Kopi yang sudah dikeringkan kemudian digiling dan menghasilkan cita rasa kopi yang nikmat.

Perbedaan Xcelcius dari kopi lainnya adalah kopi yg masih berbentuk biji kopi, sedangkan kopi yang lain sudah berbentuk bubuk kopi. dalam Xcelcius ini terdiri dari biji arabika gayo dan biji java robusta. 

Xcelcius sendirii menggunakan varian kopi jenis Robusta yang mudah berkembang, berproses dengan cepat. Dengan demikian tidak susah dan memakan waktu lama untuk memproduksinya. Jadi kombinasi yang pas ini menjadikan Xcelcius menjadi kopi yang enak dan ngangenin.

Dengan hadirnya Xcelcius ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk calon calon pengusaha karena Waralaba es kopi susu kekinian ini dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik.

Harga paket Waralaba kopi Xcelcius dengan konsep booth Container  bulan ini sedang ada diskon besar-besaran 50%, dari harga awal Rp 50 juta calon terwaralaba cukup membayar Rp 24,9 juta, akan mendapatkan booth yang kekinian dan eyecatching serta fasilitas lengkap dan siap opening.(AP)

 

KFC Gandeng Nissan New Grand Livina Untuk Apresiasi Customer
KFC kembali memberikan berbagai hadiah untuk para pelanggannya. Kali ini, dalam program yang dinamakan KFC Livina Vaganza, KFC bekerja sama dengan NISSAN menyediakan 6 Unit New Grand Livina XV HWS. Ti
Read More
Martha Tilaar Salon Day Spa, Mengembangkan Ritual Kecantikan Berbasis Tradisi Ethnowellness
Cantika Puspa Pesona mengekspansi outletnya di RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Ini merupakan oulet ke-81 Martha Tilaar Salon Day Spa. Pembukaan outlet ini diresmikan langsung oleh Wulan Tilaar
Read More
SaladStop! Luncurkan Menu Baru di Grand Indonesia
Merespon permintaan yang sangat tinggi akan salad segar bermutu, SaladStop! - restoran destinasi kuliner yang menyajikan rangkaian menu sehat berupa salad dan wrap membuka gerai ketiga di Grand Indone
Read More
PDIH Untag Cetak Doktor Waralaba
Beberapa waktu lalu, Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Untag menggelar ujian terbuka promosi doktor ilmu hukum atas nama Mulyani Santoso SH SpN MH. Mulyani berhasil mempertahankan desertasinya berjudul
Read More